Hamas: Sia-sia Bergantung pada Amerika untuk Dapatkan Hak Palestin

Khamis, 28/03/2013 – Anggota Biro Politik Gerakan Pejuang Islam Hamas, Izet Rasyq mengecam pernyataan Presiden Obama ketika tiba di kota al Quds, Rabu (20/3). Obama menyatakan bahawa tanah Palestin adalah tanah bersejarah Yahudi. Pernyataan itu dinilai sebagai memihak secara terang-terangan kepada penjajah Zionis.

Rasyq mengatakan, “Kami mengecam keras pernyataan Presiden Obama yang disampaikan dalam pidato ketika sampai di entiti Zionis yang mendakwa bahawa tanah Palestin adalah tanah bersejarah Yahudi.”

Beliau menambah, “Pernyataan ini mencerminkan pemihakan secara terangan-terangan kepada penjajah Zionis oleh pemerintah Amerika. Pernyataan dan sikap presiden Amerika ini tidak akan merubah apapun dari realiti dan tunggak sejarah. Hal ini membuktikan betapa sia-sianya bergantung kepada pemerintah Amerika atau yang lainnya untuk mendapatkan hak rakyat Palestin. Hak-hak ini hanya boleh diambil kembali oleh rakyat Palestin secara paksa dengan perjuangan dan perlawanan.”

sumber : COMES
penterjemah : osman