IRDG: Saudi Terlibat Dalam Kehilangan Rakyat Palestin

Khamis, 19-09-2019 -  Pihak Observatorium Euromed untuk Hak Asasi Manusia dan  International Institute for Rights and Development, Geneva (IRDG) menyatakan keperihatinannya yang mendalam pada Sidang Dewan Hak Asasi Manusia ke-42 atas penangkapan yang dilakukan pemerintah Saudi terhadap puluhan warga Palestin. Mereka disembunyikan tanpa dasar undang-undang. 

Dalam pernyataan bersama, Kedua-dua organisasi itu mengatakan, puluhan warga Palestin menjadi mangsa hilang atas tindakan pemerintahan Arab Saudi.

Kehilangan secara paksa ini merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan menurut Undang-Undang Antarabangsa. 

Pada awal September tahun lalu, Euromed Observatory mendokumentasikan 11 kesaksian keluarga Palestin yang anak-anak mereka telah ditahan atau dihilangkan secara paksa dalam beberapa bulan terakhir selama mereka tinggal atau berkunjung ke Arab Saudi. Mereka dipisahkan dari dunia luar tanpa dakwaan khusus atau dibawa ke pihak  berkuasa. Mereka tidak boleh berkomunikasi dengan orang yang mereka cintai atau berkomunikasi dengan peguam mereka.

Tidak ada satu dasar undang-undang pun untuk menahan orang-orang tanpa memberi tahu keluarga mereka tentang keberadaan mereka dari pihak berkuasa menurut kedua organisasi ini.

Euro-Mediterania dan IRDG meminta Dewan Hak Asasi Manusia untuk mengutuk aksi penculikan dan kehilangan paksa warga sivil tak berdosa. Mereka juga meminta Dewan Hak Asasi Manusia antarabangsa agar berperanan  dalam menjamin kebebasan mereka. Keduanya juga menyeru semua pihak antarabangsa untuk segera bertindak menyelamatkan Palestin, termasuk rakyatnya yang menjadi sasaran kehilangan secara paksa oleh Kerajaan Saudi Arabia.

sumber : https://melayu.palinfo.com/
penterjemah : osman