Israel meratakan 145,000 meter persegi tanah desa Hajja di Qalqilya

Isnin, 23-09-2019 -  Pasukan pendudukan penjajah Israel pada Rabu (18/9/2019) meratakan tanah pertanian yang sangat luas di desa Hajja, yang terletak sebelah timur Qalqilya, wilayah utara di Tebing Barat yang diduduki penjajah Israel.

Petugas yang bertanggung jawab menghadapi pendatang Yahudi di daerah Qalqilya, Mohammed Abu al-Sheikh, mengatakan, "Jentolak-jentolak pasukan pendudukan penjajah Israel, mulai meratakan tanah pertanian yang dianggarkan luasnya mencapai 145,000 meter persegi. Hal ini dilakukan pasukan penjajah Zionis dengan tujuan untuk memperluas kawasan industri yang ada di dalam penempatan Yahudi "Karni Shomron" yang letaknya bersebelahan dengan tanah pertanian Palestin.

Menurut Hajja Tahani al-Zuhaidi, seorang ahli jawatankuasa kampung, sebahagian besar tanah tersebut ditanam dengan pohon zaitun dan dimiliki oleh lima keluarga Palestin.

Sementara itu, sebelumnya pertembungan meletus di pintu masuk kota Azzun, di sebelah timur kota Qalqilya, di mana para pemuda Palestin melempar kenderaan  pendatang Israel dengan molotov.

Sumber tempatan mengatakan bahawa para pemuda Palestin menyerang kenderaan pendatang Israel dengan batu berdekatan pintu masuk kota, yang disusuli pertembungan dengan tentara Israel yang ditempatkan di pintu masuk bandar. 

 sumber : https://melayu.palinfo.com/
 penterjemah : osman